Aptitude vs. Apt-get

Penasaran dengan perkataan seorang teman yang mengatakan. “Kalo nginstall jangan pake apt-get lagi pake aptitude aja”, gue mencari tahu apa benar aptitude itu lebih baik daripada apt-get dalam hal menginstall.

Hasil dari brosing-browsing di internet, dan mampir-mampir di beberapa forum termasuk ubuntuforums.org akhirnya ketemu juga refrensi yang gue anggap paling bagus. Untuk lengkapnya cek aja disini.

Disitu dikatakan kalau dalam hal penginstallan aptitude tidak lebih baik daripada apt-get bahkan bisa dibilang identik karena yang dilakukan adalah menginstall package (paket) dan semua dependencies-nya. Namun kelebihan aptitude adalah saat meremove dependencies. Aptitude bisa meremove (aptitude remove) paket dan semua dependencies-nya yang sudah tidak digunakan oleh paket lainnya sedangkan untuk apt-get saat me-remove (apt-get remove), paket yang di-remove hanyalah paket yang ingin di-remove saja, tidak semua dependencies.

Tapi sayangnya sekarang untuk versi ubuntu edgy dan feisty apt-get juga sudah punya fitur autoremove (apt-get autoremove), dimana fungsinya sama dengan aptitud remove. Jadi intinya nggak lebih baik kan. Jadi kenapa ragu pake apt-get?

4 Responses to “Aptitude vs. Apt-get”

  1. anta40 Says:

    Lebih nikmat compile sendiri dari sourcenya :p

  2. suharjono Says:

    Tergantung orangnya ndre….
    Tergantuns situasi juga bagaimana?

    Kalo nggak ada koneksi internet mungkin compile sendiri bisa jadi alternatif…

    Tapi buat offline kan ada juga cara install buat paket…
    dpkg buat debian, ubuntu dkk dan rpm buat redhat dkk…. :-)

    ~Hidup adalah pilihan

  3. arfan Says:

    udeh2 pake windows aja :P

  4. TCP Says:

    Iyah.. Gw Prefer Yg Aptitude dah.. Yang Mana Jah Oke,,,

Leave a Reply