Bimbo – Sajadah Panjang
Sewaktu kecil, nasyid yang aku dengar pertama kali adalah lagu-lagunya Bimbo. Apalagi waktu Ramadhan. Sepertinya udah “legend” banget deh lagu-lagunya.
Nasyid yang sering aku dengar selepas shubuh selain yang judulnya “Anak Bertanya Pada Bapaknya” adalah “Sajadah”. Waktu itu aku nggak ngerti maksud dari lirik lagu yang dinyanyikan, yang aku ingat iramanya sangat syahdu sendu dan sedih banget. Mendukung banget untuk kontemplasi. Setelah membaca liriknya ternyata lagu “Sajadah” ini punya lirik yang “dalem” banget. Berikut coba simak liriknya:
Ada sajadah panjang terbentang
Dari kaki buaian
Sampai ke tepi kuburan hamba
Kuburan hamba bila matiAda sajadah panjang terbentang
Hamba tunduk dan sujud
Di atas sajadah yang panjang ini
Di selingi sekedar interupsiReff:
Mencari rezeki mencari ilmu
Mengukur jalanan seharian
Begitu terdengar suara adzan
Kembali tersungkur hambaAda sajadah panjang terbentang
Hamba tunduk dan rukuk
Hamba sujud dan lepas kening hamba
Mengingat Dikau sepenuhnya
Mengingat Dikau sepenuhnya
Lagu ini mengingatkan kita kalau hidup kita di dunia merupakan sebuah perjalanan yang pasti berakhir, diilustrasikan dengan sajadah yang panjang. Selama perjalanan itu seyogianya kita senantiasa mengingat Allah SWT melalui sholat walaupun selama perjalanan kita disibukkan oleh kegiatan-kegiatan lain sepert mencari nafkah dan menuntut ilmu dan sebagainya.
Bagi yang ingin mendengarkan lagunya, selamat menikmati link ini












