Buku Tamu

Dalam dunia marketing dikenal marketing mix yang biasa disingkat dengan 4P. Dalam memasarkan blog kita juga seharusnya menerapkan teori yang satu ini. Beginilah caranya…

Please Please Please… Please visit my blog….

Please Please Please… Please say something here…. :)

(Untuk informasi 4P yang bener silakan klik di sini)

11 Responses to “Buku Tamu”

  1. yakhanu Says:

    pak saya datang tak di antar ,saya pulang tak di antar ,tapi minta ongkos buat pulang ya …
    wakakkkkk

    asik dapet posisi 1 ……….

    serangan balik nih…………….
    kutunggu kedatangan bapak ……

  2. yakhanu Says:

    WADUH PAK2 … di tambun juga ya??
    saya itu kalo malem mbak kalo siang mas , kok malah di panggil mbak…

    wakakk..

  3. ikhsanpk Says:

    please please please please
    visit my blog :D
    and put ur comment there :D
    nice blog friend
    good luck

  4. syamunief Says:

    =)) tertawa, terguling-guling.. duh saya kira 4P beneran kyk di mata kuliah.. ternyata.. hehe.

  5. Hendra pake D pake H Says:

    something

  6. Ibnu Hadi Says:

    Wah seneng sekali aku melihat kalian, anda semua adalah gambaran dari masa lalu. masa kini dan masa depan umat manusia (wuiih bahasanya canggih). Kiri-kanan, negatif positif, baik buruk, rahmat dan azab, sorga neraka, ada dan tiada. Hampir semua kosa kata punya lawannya. Ini hukum alam. Segala sesuatu diciptakan berpasang-pasangan (begitu Tuhan berfirman). Hidup adalah gudangnya kata-kata. Jika anda berfilsafat, baik buruk gudangnya. Jia menguji agama, anda akan temukan sorga neraka, rahmat dan siska eh..siksa. Jika problem ketuhanan, manusia bergelut dengan kata ada dan tiada. Jika anda polisi lalulintas, masalah yang paling menyiksa adalah persoalan menentukan jalur kiri atau kanan. Masalahnya kelihatan sepele: pilihan. Pilihan ada di otak, belum punya akibat. Tapi ketika tangan kanan polisi bergerak, jalur berubah. Tujuannya macet berkurang, jalan lancar. Tindakan menyelesaikan masalah dan menimbulkan pilihan-pilihan baru di otak. Otak kiri itu suasananya matematis teknis, terkotak-kotak, bergelut dengan kepastian-kepastian, kering untuk sebuah puisipun. Otak kanan penuh dengan keriangan, metafora, pengandaian, impian-impian dsb. Terus gunanya apa? Intinya adalah mencapai keseimbangan, harmoni. Matematika adalah ilmu tentang keseimbangan, persamaan-persamaan. Rumus matematika benar jika ketemu persamaannya. Sebaliknya otak kanan, musik misalnya akan enak didengar jika harmonis. Semua alat dimainkan sesuai partitur. Waduhhh, jadi ngelantur neh. Jika ingin ngelantur lagi hub saya di ibnu-jip@cbn.net.id.

  7. mtsk Says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Siapapun Presidennya yang terpilih nanti semoga Dia adalah orang yang mendapat Ridho dan Rahmat Allah SWT.,ketahuilah bahwa INDONESIA adalah negara yang besar dan negara yang sangat unik tata geografinya. siapapun yang memimpin bangsa ini maka Dia harus memiliki rasa NASIONALISME yang tinggi dan memiliki AKHLAK diatas rata-rata orang biasa.

    Bangsa ini akan menjadi maju kalau saja pemimpin-pemimpin bangsa ini bisa merubah akhlaknya sendiri, keluarganya, partainya dan baru bangsanya.

    pesan saya pribadi, jangan salah pilih, kriterianya sederhana saja. Jangan pilih seseorang apabila dia dari partai yang partainya saja selalu kisruh dan berantem terus. Bagaimana mau mengurusi negara yang sebesar INDONESIA ini?

    Wassalam
    SSI-Banten

  8. Rist Lawliet Says:

    Eh, nyasar, numpang blogwalking ya bang… :mrgreen:

  9. herfia Says:

    Gue juga nyasarneh undah jalan lurus gada kantor polisi eh malah ketemu gadis cantik dan imut.

  10. madi Says:

    salam kenal

Leave a Reply