Selamat Datang Di Ambon
Hari Pertama.
Hari ini saya tiba di Ambon dengan salamat sentosa tanpa kurang satu apapun kecuali 2 jam yang hilang karena perbedaan waktu antara Jakarta dan Ambon. Pertama kali menginjakkan kaki di tanah Ambon yang terasa panas. Emang bener kata temen-temen blogger yang tulisannya saya baca sebelum berangkat ke sini.
Dari Bandara patimura untuk menghemat waktu, dan juga agar di sisa waktu 4 hari nanti bisa jalan-jalan sebentar ke pantai Natsepa, akhirnya saya menuju Dinas Pendidikan Provinsi Ambon untuk ke Balai Tekkom, untuk menunaikan tugas. Dari bandara pattimura menuju kota Ambon ada dua jenis Taksi, yaitu taksi resmi yang mobilnya sedan, dan taksi plat hitam yang mobilnya avanza. Lebih baik pilih yang avanza saja karena kalau ditanya harganya ya sama saja Rp. 150.000 (tanpa argo) dari bandara sampai Kota Ambon, kalau avanza kan bisa muat lebih banyak orang. Perjalanan dari Bandara ke Kota Ambon kurang lebih 1 jam. FYI bandara Pattimura tidak ada di kota Ambon tapi di kabupatennya. Ya kurang lebih sama pula dengan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, yang sebenarnya di Banten.
Di Dinas Pendidikan Provinsi kami langsung saja wawancara kurang lebih satu jam kemudian bertolak ke hotel. Karena kita cari aman maka kita menginap di hotel Amans. Hehe.. Amans itu singkatan dari Ambon manise
. Jangan salah di Ambon ada hotel yang namanya Ambon Manise (Amans) dan ada juga hotel Manise Ambon (tapi jangan disingkat).
Pilihan transportasi di sini ada angkot, ojek, atau sewa mobil. Ojek sekali antar dalam kota ambon Rp. 5000. Kalau sewa mobil sehari Rp. 500.000 (sangat unrecommended, kecuali kantong tebal). Kalau angkot belum coba, dan sepertinya tidak akan mencoba, karena lebih baik ojek menurut saya.
Sekarang saya lagi nulis catatan ini sambil menikmati internet gratis di Amans. Oiya hotel yang ada internet gratis cuma Amans dan Manise Hotel. Tetapi Manise hotel lagi renovasi jadi internetnya lagi diputus.
To Be Continued….



















