Home > Teknologi Informasi > Recovery Mode Ubuntu

Recovery Mode Ubuntu

Buat para pecinta Ubuntu gue pengen berbagi pengalaman sama kalian tentang Recovery Mode yang ada di Ubuntu. Pertama kali gue berhubungan sama Recovery Mode — selanjutnya gue singkan RM — yaitu saat gue pertama kali install Ubuntu, waktu itu masih versi 5.04. yang masih standard lah nggak kayak sekarang. Waktu itu gue bingung gimana nih cara jadi root — maklum masih pemula saat itu (sekarang juga sih) — padahal gue butuh install xmms buat play mp3 karena nggak ada player default yang bisa play mp3 di ubuntu versi tsb — sampe sekarang juga kayaknya. Sambil nyari-nyari akhirnya gue temuin lah caranya yaitu dengan memilih Pilihan RM saat memilih boot.

Cara ini sebenarnya tidak lazim karena umumnya tinggal memanggil perintah sudo su dari user yang kita buat saat instalasi dan viola — nyontek gaya orang — jadi lah root. Tapi dari sini gue menyadari sesuatu. FYI pada saat pertama kali masuk ke dalam RM status lo langsung menjadi root komputer dan jelas ini berbahaya kalau orang yang bukan muhrimnya (OYBM) komputer ini melakukan hal ini. Yang gue lakukan saat itu adalah langsung mengubah password root-nya. Dengan begitu kalau ada yang mencoba masuk ke RM lagi akan dimintain password root dulu, kalo nggak ya langsung otomatis jadi root.

Tapi sayangnya banyak orang yang nggak tau tentang hal ini dan biasanya password rootnya nggak di-set jadi dengan seenaknya OYBM ngobok-ngobok komputer korban yang masih lugu — virgin.

Dan sayangnya hal yang tidak diinginkan ini terjadi di lab komputer kampus gue sendiri. Entah mungkin admin labnya lupa tentang hal ini. Tapi kayaknya nggak tau deh soalnya dilakukan berulang kali setiap ganti versi ubuntu. Sebagai manusia biasa akhirnya tangan jahat gue ini tidak tahan membiarkan hal ini mubazir tidak dimanfaatkan. Akhirnya gue berubah jadi OYBM yang ngobok-ngobok beberapa komputer yang terinstall ubuntu dengan sesuka hati gue installin software yang gue mau. Ha..Ha… Alhamdulillah sampai saat ini belum ketahuan. Mudah-mudahan admin lab komputer lab gue nggak baca postingan ini.

Categories: Teknologi Informasi
  1. asf
    May 19, 2007 at 1:27 pm

    thx ilmunya…

    Kan bagus tuh, komp di lab-nya jad terisi beragam software🙂

  2. si fulan
    June 8, 2007 at 9:54 am

    thx buat jono, gw juga jadi bisa install software di l*b, tapi buat belajar linux ko :p

  3. eri
    January 19, 2012 at 9:54 am

    wkwkwkw…gua laporin ah….:P:P jahil banget…:P

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: