Home > Opini Gue > Musim kawin.. Eh nikah

Musim kawin.. Eh nikah

Entah disengaja atau nggak di penghujung tahun 2007, di fasilkom ada dua pasangan yang akan menikah dalam waktu dekat ini. Yang pertama M. Fatkhulamin angkatan 2002 sama Dania Tigarani Soraya angkatan 2003 tanggal 22 Desember, tadi pagi. Dan yang mengejutkan, nggak disangka, dan kontroversial (berlebihan amat sih gue) adalah Yudi mantan ketua BEM yang baru lulus semester kemaren dan Dwina tanggal 1 Januari 2008 (pas tahun baru euy). Gue nggak akan bahas gimana pdkt mereka atau prosesi lamarannya, iseng amat gue. Tapi gue coba komentar aja.

Karena sekarang ini dah jamannya website dan blog jadi sebagian orang seneng dengan sesuatu yang ada virtual-virtualnya. Begitu juga dengan undangan pernikahan dua pasangan diatas. Ada website yang dibuat sebagai undangan virtual untuk kawan-kawan yang nggak kebagian undangan fisik. Dania-Amin dengan www.dania-amin.com dan Yudi-Dwina dengan yudidwina.wordpress.com. Nah, keliatan kan bedanya… Bukan, bukan karena yang satu bayar dan yang satu gratisanđŸ˜›, Tapi coba liat cara menyebutkan calon kedua mempelai. Yang pertama pengantin wanitanya dulu, yang kedua pengantin prianya dulu. Hmm, gak ada masalah sih. Tapi lazimnya di undangan-undangan yang umum pengantin wanitanya disebut duluan, katanya sih karena yang bertindak sebagai tuan rumah adalah mempelai wanitanya, gitu ceritanya. Nah, jadi nanti kalo gue dah mau nikah kira-kira urlnya begini http://www._____-jono.com (isinya masih misterius…). BTW, intinya sama-sama undangan lah, siapapun yang disebut duluan, nggak ada masalah, kebiasaan masyarakat aja yang biasa menyebutkan nama mempelai perempuannya duluan.

Eniwei, terus terang gue salut sama dua pasang manusia di atas (sendal kali dua pasang). Mereka dalam usia bisa dibilang belia bisa mengambil keputusan yang luar biasa. Rata-rata mereka baru pada lulus dari fasilkom satu semester sampe satu setengah tahun lah. Ckckck… Pasti mereka dah merencanakan keputusan ini jauh-jauh hari, mungkin sekitar 1-2 tahun sebelumnya. Hasil yang baik datang dari perencanaan yang baik.

Kalo gue ditanya tentang pernikahan, hmm. Buat gue itu adalah sebuah momen penting bagi pasangan yang menikah. Pernikahan itu suatu momen penyatuan dua individu yang berbeda yang menandakan kematangan dari masing-masing pasangan untuk berkomitmen untuk saling menjaga, melengkapi dan memahami satu sama lain.

Tapi momen pernikahan bukanlah ujung dari perjalanan, justru sebaliknya merupakan awal perjalanan untuk menguji kematangan keduanya. Namanya juga dua individu yang berbeda, jadi pasti bakalan banyak perbedaan yang nongol disana-sini. Jadi disinilah kedewasaan dan kebijakan masing-masing diuji untuk saling memahami. Begitu juga dari sisi kekurangan-kelebihan. Nggak ada yang sempurna di dunia ini. Kalau nyari seorang pasangan yang sempurna mungkin nggak akan ketemu. Tapi justru karena ketidaksempurnaan itu lah yang menguji komitmen pasangan harus saling melengkapi. That’s my opinion maybe theres something worng, so comment it. BTW, Selamat buat Mas-mas, mbak-mbak, uda-uni yang sudah dengan berani mengambil keputusan ini. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warrohmah. Amiin

Categories: Opini Gue
  1. December 27, 2007 at 10:52 am

    waah sama jon,,
    di sini juga bos

  2. January 10, 2008 at 8:11 am

    Hehehe…ditunggu Jon website http://www.someone-jono.com...

  1. January 3, 2008 at 5:24 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: