Home > curhat, Renungan > Bukan Sekedar Cinta

Bukan Sekedar Cinta

Ini Bukan Cerpen, ini kisah nyata..

Semua memori itu kembali. Memori saat ibu meregang nyawa saat aku masih SD umur 9 tahun. Sangat-sangat bodoh untuk mengerti. Tak ada tangis dan tak ada air mata. Ibuku meninggal aku masih saja suka bengal.

Semua memori itu kembali. Saat makan masakan terlezat buatanmu. Kuingat itu ikan dengan campuran sambal. Aku juga tersadar mungkin itu aku suka makan ikan. Dan ikan jadi inspirasi belakangan ini.

Semua memori itu kembali. Saat ngambek males sekolah. Walau sabetan lidimu terasa pedih di kulit, aku tahu itu ungkapan cintamu. Sekarang anakmu sudah sarjana Bu. Sudah S2. Terima kasih atas limpahan cintamu.

Sekarang, akan aku batu pusaramu sebagai ungkapan cintaku padamu. Dan cintaku padamu adalah karena cintaku pada Tuhan. Kini kau akan hidup selamanya di hatiku.

Terima kasih Hasna Novia, kisahmu tentang nenekmu sudah mengembalikan memori itu.

Categories: curhat, Renungan Tags: , , ,
  1. theo
    February 19, 2013 at 11:46 am

    cinta seorang anak dengan ibunya :’)

    Railing Tangga

  2. ekkysabdina
    May 21, 2013 at 8:39 pm

    beliau pasti bangga mas🙂

  3. July 8, 2013 at 11:47 pm

    Akhir dari masalah adalah Penyesalan🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: