Archive

Archive for the ‘Tips n Tricks’ Category

Mengatasi Cegukan

June 5, 2011 5 comments
cegukan

Modelnya Cantik ya.. 😛

Aku yakin hampir semua orang pernah mengalami cegukan. Hayoo, yang nggak pernah cegukan ngacung..

Fenomena ini memang cukup mengganggu kegiatan sehari-hari. Apalagi saat akan ketemu klien, presentasi  atau nyanyi tiba-tiba cegukan. Waduh, worst case nya bisa dibatalkan acaranya.

Post kali ini aku akan menceritakan pengalaman pribadi bergelut dengan yang namanya. Mudah-mudahan bisa membantu para pembaca yang saat ini sedang cegukan atau mungkin kalau suatu saat mengalami cegukan.

Waktu itu aku mengalami cegukan yang cukup lama, kurang lebih seharian dan tidak hilang-hilang. Akan tetapi tanpa disengaja, pada sore harinya aku menemukan cara yang ampuh untuk menghilangkan cegukan.

Menurut analisis saya, cegukan itu terjadi karena tidak sinkronnya antara ritme pernafasan kita dengan ritme denyut jantung yang memompa darah ke paru-paru. Dan untuk mengatasinya, ya kita harus mensinkronkan ritme / irama pernafasan dan denyut jantung kita. Ini memang tidak ilmiah, tapi berdasarkan pengalaman pribadi aja.

Bagaimana mensinkronkan pernafasan dan denyut jantung? Karena denyut jantung tidak bisa kita atur, maka yang kita atur adalah ritme pernafasan kita agar mengikuti  ritme denyut jantung kita. Kurang lebih yang sering aku praktikkan selama ini adalah sebagai berikut:

  1. Tarik nafas yang dalam, tapi jangan terlalu dalam.
  2. Tahan nafas beberapa saat.
  3. Sambil menahan nafas, rasakan denyut jantung Anda
  4. Pada ritme yang tepat hembuskan nafas yang ditahan tadi kemudian bernafas secara biasa.

Pada langkah ke-4, untuk memproleh ritme yang tepat tidak susah karena secara naluriah kita akan secara otomatis bernafas sinkron dengan denyut jantung. Yang perlu dilakukan adalah langsung bernafas secara normal saja.

Dari 80an menjadi 70an

May 31, 2011 4 comments
timbangan

Bukan Kaki Jono

Selepas lulus S1 terjadi perubahan di badanku, yaitu beratnya. Sampai dua bulan lalu beratku sekitar 80an kilo. Untuk aku yang tinggi badan sekitar 170 cm jelas terhitung kegemukan. Dan aku memang merasa begitu, celana yang tadinya pas dan longgar terasa menjadi sesak. Bagi yang ingin mengukur berat kalian ideal atau tidak silakan cek di sini.

Dua bulan lalu aku berniat untuk mengecilkan lingkar pinggang ini dan sekaligus berat badan yang berlebihan ini. Berbekal tekad itulah aku mulai program diet ini. Inilah program diet yang aku jalani.

1. Makan Nasi Pagi dan Sore

Mengkonsumsi Nasi paling pas itu waktu pagi jam 7-9 dan sore menjelang maghrib. Waktu itu paling pas karena kinerja pencernaan sedang optimal-optimalnya. Kalau untuk lauknya, terserah sesuai selera, yang penting seimbang

2. Makan Siang Buah

Sementara itu untuk makan siang makanlah buah. Buah apapun yang kamu sukai. kalau aku favorit buah-buah ini:

  1. Melon, harumnya menggugah selera.
  2. Pepaya, karena bisa melancarkan BAB,
  3. Semangka karena punya khasiat ini, sebenernya jadi suka semangka karena dulu waktu kuliah makan malamnya sering dpt dapet semangka untuk pencuci mulut 🙂

Banyak buah yang dimakan, terserah. Tenang aja, nggak ada ceritanya orang kegemukan karena banyak makan buah 🙂

3. Olahraga Rutin (Jogging Pagi)

Olah raga rutin tidaklah harus setiap hari, ya minimal seminggu dua sampai tiga kali. Olah raga yang pas itu jogging pagi. Tidak perlu jauh-jauh,cukup minimal 1 km aja minimal sekali olah raga.

4. Cemilan Sehat, Buah

Mulut kalo emang lagi pengen ngunyah malem2 apa aja bisa dimakan. Nah, buat mengatasinya selalu siap sedia buah di kulkas. Kalau lagi ingin nyemil tinggal ambil aja buah lalu dipotong-potong buahnya, trus makan pakai garpu sambil ngerjain tugas atau browsing. Kebetulan aku suka pepaya buat nyemil karena bisa memperlancar BAB selain buah ini mudah didapat dan rata2 manis.

5. Minum Air Putih Pagi-Pagi setelah Bangun tidur

Dan yang terakhir tipsnya adalah minum air putih langsung setelah bangun tidur sebanyak-banyaknya sampai enek, tapi jangan sampai muntah 🙂 Nah biasanya abis minum air banyak begitu kita langsung ingin poop.

Yah, kurang lebih demikian tips yang aku jalani selama 2 bulan ini, bagi temen-temen yang mau meniru silakan  🙂

Sebagai catatan, dalam menjalankan program ini sebenernya nggak perlu terlalu kaku sih, aturan-aturan di atas cukup fleksibel yang penting niatan untuk menjalani.  Misalnya kalau bangun tidur langsung ingin ke toilet jangan ditahan dulu minum air putih bisa-bisa ngompol nanti. =))

Atau kalau pas makan siang ada temen yang ulang tahun dan mentraktir seluruh kantor. Untuk kasus ini tak perlu menolak karena alasan diet, nanti justru akan melukai hati sang birthday girl or boy. Makan saja dengan tetap mengontrol makanan yang masuk ke tubuh kita. Bagaimana tips makan namun tetap bisa mengontrol asupan yang masuk ke tubuh kita? Itu akan menjadi materi tulisan selanjutnya. Ditunggu saja yaa 🙂

Letter Of Credit (L/C)

March 18, 2009 1 comment

Bertambah lagi wawasan, kali ini dari dunia perdagangan, tentang Letter of Credit atau biasa disingkat L/C.

L/C adalah fasilitas yang dikeluarkan sebuah bank untuk memfasilitasi transaksi jual-beli yang biasanya dengan nilai transaksi yang besar. Dengan cara, Bank membekukan sejumlah uang milik pembeli sebesar nilai yang tertera di L/C dan hanya dapat dicairkan oleh penjual apabila transaksi barang sudah selesai. dan kedua pihak men L/C  ini demi keamanan transaksi dari kecurangan pihak penjual ataupun pembeli. Biasanya nilai transaksi yang menggunakan L/C adalah transaksi dengan nilai besar dan memiliki resiko besar sehingga keamanan menjadi hal yang penting. Jenis transaksi yang termasuk kategori besar biasanya adalah transaksi export, import.

Manajemen Amanah / Waktu

October 3, 2007 5 comments

Sebagai manusia tentunya kita mempunyai banyak pekerjaan dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Terkadang kita bingung apabila ada tawaran lagi untuk suatu amanah baru. Bisa melaksanakan atau nggak yah.. Jangan-jangan nanti nggak bisa maksimal atau membuat amanah yang lain tidak maksimal. Berikut akan saya coba sharing, bagaimana sih sebaiknya mengambil keputusan untuk memilih amanah / tanggung jawab atau tidak.

Sebenarnya kuncinya adalah manajemen waktu. Waktulah yang kita bagi-bagi ke beberapa amanah.

Coba hitung jumlah waktu yang kamu punya

Untuk mempermudah aku biasanya coba hitung untuk jangka waktu satu tahun, karena biasanya perencanaan/planning, kepengurusan organisasi, atau kontrak kerja dihitung berdasarkan satuan tahun.

1 tahun = 360 hari ==> 50 minggu

1 hari = 24 jam

maka dalam satu tahun kita punya stok waktu kurang lebih  8640 jam

 

Coba hitung pengeluaran wajib untuk waktu kamu

Sekarang coba pikirkan pengeluaran waktu, bisa dimulai dari yang pasti dikeluarkan dulu:

Istirahat 5 jam perhari: 5 x 360 = 1800 jam

kuliah misal 18 sks: 18 x 30 x 2 = 1080 jam (di kali 30 biasanya kuliah satu tahun efektif cuma 30 minggu, dikali dua karena jam diluar kelas, seperti tugas dll)

keperluan sosial, maksudnya komunikasi dengan lingkungan, sosialisasi atau ngobrol. Sebagai manusia hal ini penting. Hanya robot yang tidak perlu sosialisasi. Misal dalam satu hari diperlukan 1 jam maka satu tahun diperlukan 1 x 360 = 360 jam

Kepentingan orang terdekat, maksudnya komunikasi dengan keluarga, kakak, adik atau sepupu, misal diperlukan 2 jam per hari maka diperlukan 2 x 360 = 720 jam

Ibadah, Dalam satu hari katakanlah ada 7 waktu (tambah waktu dhuha dan qiyamul lail) dan masing masing rata-rata 15 menit (0.25 jam) Jadi terpakai waktu: 0.25 x 7 x 360 = 630 jam.

Waktu antar kegiatan / lag time atau misal waktu dalam perjalanan misal dialokasikan total 1 jam per hari. Jadi per tahun ada 1 x 360 = 360 jam

Waktu makan. Misal dalam sehari 3 kali makan  satu kali makan 15 menit. Jadi satu tahun diperlukan 3 x 0.25 x 360 = 270 jam

Jadi total yang sudah dikeluarkan 5220 jam

 

Membagi waktu untuk kegiatan

Sampai disini, sisa waktu: 8640 – 5220 =  3420 jam. Jam inilah yang akan dibagi-bagikan ke amanah-amanah di organisasi atau di tempat kerja. Misal amanah2 sebagai berikut:

Ketua organisasi  A. Coba estimasikan per hari jam yang akan anda dedikasikan untuk organisasi tersebut berapa jam, misal 5 jam per hari maka perlu 5 x 360 = 1800 jam

Bendahara organisasi B. Karena hanya bendahara jadi pekerjaannya hanya kalau ada transaks. Coba estimasikan per hari 30 menit jadi perlu 360 x 0.5 = 180 jam.

BPH organisasi C. BPH harus memberikan waktu lebih untuk organisasi dibandingkan anggota biasa. Jadi misalkan per hari 2 jam. Sehingga perlu 2 x 360 = 720 jam

Ikut kegiatan X tetapi hanya seminggu sekali 5 jam selama 30 minggu diperlukan: 150 jam

Ikut kegiatan Y setiap minggu 4 jam jadi ada 4 x 360 / 7 = kurang lebih 205 jam

Total yang sudah terpakai untuk kegiatan 3055 jam.

Sehingga sisa waktu dalam satu tahun. 3420 – 3055 = 365 jam. Atauh kurang lebih 1 jam perhari. mungkin bisa dipakai untuk rihlah. atau menambah  kegiatan lagi.  Temen-temen juga bisa meng-customize angka-angka diatas sesuai dengan kondisi temen-temen masing-masing.

 

Kesimpulan

Hidup memang tidak sekaku perhitungan di atas. Tapi setidaknya dengan perhitungan diatas bisa memberi gambaran apakah masih mungkin untuk kita menambah amanah lagi apabila ada tawaran. Jangan sampai karena salah mengambil keputusan banyak pihak yang terzholimi karena amanahnya tidak kita jalankan semestinya (i.e 2 jam perhari dilaksanakan hanya 1 jam per hari). Dan jangan sampai juga karena takut sibuk atau merasa nggak sanggup justru waktu kita tidak terutilisasi secara maksimal. Mungkin cuma sekian tips dari aku. Semoga cukup bermanfaat.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al Ashr 1-3)

Categories: Management, Tips n Tricks

POP3 yahoo.co.id

August 20, 2007 16 comments

Postingan ini aku buat sengaja karena permintaan temen-temen milis daripada aku posting di milis, nanti yang bisa baca cuma anak-anak milis doang… Jadi aku tulis di blog aja, biar semua orang yang buka blog gue bisa baca

Jadi begini ceritanya. Kebanyakan temen-temen sudah familiar dengan fasilitas email gratis dari yahoo.com. Sebenernya yahoo punya layanan email yang berbayar dan yang nggak berbayar. Salah satu kelebihan yang berbayar adalah punya fasilitas POP3. Tapi disadari atau tidak ternyata yahoo itu juga punya imel yang XX@yahoo.com dan XX@yahoo.co.id, XX@yahoo.co.uk, dsb yang juga free. Khusus untuk XX@yahoo.co.id entah karena promosi atau apa, layanan POP3 untuk email ini bisa diakses meski untuk layanan email yang gratis. Gimana caranya? Begini langkah-langkahnya kira-kira gampangnya:

1. Jika anda sudah punya layanan email yahoo.com atau yahoo-yahoo lainnya yang bukan yahoo.co.id silakan logout email anda.

2. Buka url ini: mail.yahoo.co.id. Di sini akan tampil halaman mirip yahoo.com tetapi dengan interface bahasa Indonesia. Kemudian register baru. Mirip seperti register ke yahoo.com tapi nggak bisa pake username yang sudah dipakai di yahoo.com. Sampai saat ini aku sendiri belum tau cara memindahkan id yang di yahoo.com ke yahoo.co.id. Jadi solusinya buat email baru. Mungkin itu kekurangannya.

3. Kalo udah daftar silakan login menggunakan id yang baru anda buat itu.

4. Tengoklah pojok kanan atas halaman email anda, kemudian cari dan pilih link opsi atau opsi surat

5. Kalau sudah terbuka halaman baru cari dan pilih menu “pop dan penerusan” atau “akses dan penerusan pop” atau mirip-mirip seperti itu lah bahasa inggrisnya pop and forwarding.

6. Pilih menu “Lihat Setelan POP”

7.  Nah dari situ ada cara-cara dan petunjuknya untuk setting di outlook atau thunderbird atau aplikasi lain yang sejenisnya. Gampang kok petunjuknya sudah bahasa Indonesia.

NB: Kalo tutorial outlook atau thunderbirdnya kapan-kapan aja yaa. Nanti bisa satu bab sendiri, hehe. Atau buat kita buat kelas tutorial sendiri 🙂

Mencegah Spam Cara Baru

June 12, 2007 Leave a comment

Layanan web pastinya sarat dengan orang-orang iseng dengan berbagai tujuan, atau biasanya kita sebut dengan SPAM. Untuk itu biasanya di beberapa layanan web (webservice) dilengkapi dengan autentikasi dengan pertanyaan yang mudah untuk dilakukan oleh manusia tetapi susah dilakukan oleh komputer. Kalo pake bahasa keren bisa disebut dengan CAPTCHA (Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart) atau HIP (Human Interactive Proof). Gampangnya, mungkin waktu anda menggunakan webservice sering melihat pengujian seperti ini:

Kemudian kita/pengunjung diminta untuk mengetikan huruf-huruf yang tercetak dalam gambar tersebut. Ini adalah cara yang paling sering dilakukan oleh penyedia layanan web untuk mencegah spam. Tapi ternyata cara ini sudah tidak ampuh lagi. Karena dengan huruf yang njelimet yang susah dimengerti sama manusia justru lebih mudah dibaca oleh mesin (robot spam) yang disebabkan semakin canggihnya teknologi character recognition yang ada sekarang.

Sekarang ada cara baru, paling tidak buat gue baru (tahu). Cara ini disebut dengan Asirra (Animal Species Image Recognition for Restricting Access). Untuk Asirra ini autentikasi yang diberikan adalah dengan memberi tes dengan memberikan gambar spesies-spesies hewan yang diminta diidentifikasi oleh pengunjung. Secara logis cara ini lebih susah untuk ditembus karena diperlukan usaha ekstra untuk mengenali spesies apa yang ada di gambar, tapi buat manusia ini adalah hal yang mudah. Misalnya untuk mengenali anjing atau kucing. Untuk contohnya coba buka klik disini. Layanan ini bersifat pihak ketiga. Jadi microsoft sebagai penyedia layanan untuk autentikasi untuk penyedia layanan dan pengunjung webservice secara gratis. Namun terdapat beberapa kelemahan yang terdapat di layanan microsoft tersebut. Untuk lengkapnya buka aja disini.

Tapi idenya bagus sih. Sebenernya bisa dibuat sendiri kok. Jadi buat anda yang ingin membuat cara pencegahan spam seperti in bisa menghubungi saya atau menghubungi jasa konsultan. Insya Allah saya bisa membantu.

Aptitude vs. Apt-get

May 28, 2007 4 comments

Penasaran dengan perkataan seorang teman yang mengatakan. “Kalo nginstall jangan pake apt-get lagi pake aptitude aja”, gue mencari tahu apa benar aptitude itu lebih baik daripada apt-get dalam hal menginstall.

Hasil dari brosing-browsing di internet, dan mampir-mampir di beberapa forum termasuk ubuntuforums.org akhirnya ketemu juga refrensi yang gue anggap paling bagus. Untuk lengkapnya cek aja disini.

Disitu dikatakan kalau dalam hal penginstallan aptitude tidak lebih baik daripada apt-get bahkan bisa dibilang identik karena yang dilakukan adalah menginstall package (paket) dan semua dependencies-nya. Namun kelebihan aptitude adalah saat meremove dependencies. Aptitude bisa meremove (aptitude remove) paket dan semua dependencies-nya yang sudah tidak digunakan oleh paket lainnya sedangkan untuk apt-get saat me-remove (apt-get remove), paket yang di-remove hanyalah paket yang ingin di-remove saja, tidak semua dependencies.

Tapi sayangnya sekarang untuk versi ubuntu edgy dan feisty apt-get juga sudah punya fitur autoremove (apt-get autoremove), dimana fungsinya sama dengan aptitud remove. Jadi intinya nggak lebih baik kan. Jadi kenapa ragu pake apt-get?

Categories: Tips n Tricks